Makassar — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menggelar Refleksi Akhir Tahun sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas atas capaian kinerja selama tahun 2025 di Aula Pancasila, Selasa (9/12).
Kegiatan ini Mengusung tema “Menghadirkan Layanan Hukum BerkePASTIan”, kegiatan ini mendorong penguatan layanan yang semakin Profesional, Akuntabel, Sinergis, Transparan, dan Inovatif.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal menegaskan bahwa refleksi menjadi momentum penting untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan program dan memastikan setiap layanan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
Hal ini sekaligus memperkuat komitmen Kanwil dalam menghadirkan layanan hukum yang lebih adaptif, responsif, dan memberi kepastian hukum bagi publik.
Kegiatan refleksi ini juga menyoroti perkembangan kelembagaan di tingkat pusat, termasuk transformasi Kementerian Hukum dan HAM menjadi tiga kementerian sesuai Perpres No. 139 Tahun 2024, serta penataan organisasi Kanwil berdasarkan Permenkum No. 2 Tahun 2024.
Selaku Ketua Panitia, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Demson Marihot, melaporkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pertanggungjawaban Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan kepada publik dan apresiasi atas kontribusi serta kolaborasi berbagai instansi dan mitra strategis yang telah mendukung capaian kinerja dalam pelaksanaan tugas dan fungsi sepanjang tahun 2025.
"Selain sebagai bentuk penghargaan, kegiatan ini juga menjadi momentum refleksi bersama untuk menilai capaian, memperkuat sinergi lintas sektor, dan merumuskan arah kebijakan yang lebih adaptif dan berkelanjutan," Ungkap Demson.
Kegiatan Refleksi Akhir Tahun ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, meliputi pemerintah daerah, instansi vertikal, mitra strategis, akademisi, organisasi profesi, lembaga bantuan hukum, pelaku usaha, dan media massa.
Selain itu, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Heny Widyawati, serta seluruh Pejabat Manajerial, Non-Manajerial, dan pegawai Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, yang menunjukkan kuatnya dukungan internal terhadap peningkatan kualitas layanan hukum. Jumlah peserta keseluruhan mencapai sekitar 200 orang.


